Adu Penalti Piala Dunia: Sejarah Ketegangan dan Negara-negara
β‘ Poin-poin Penting
- Kita telah melihat 34 adu penalti di Piala Dunia sejak 1982. Ini adalah penentu seri paling brutal dalam sepak bola, sebuah perjalanan 12 yard yang penuh...
- Mari kita bedah setiap satu per satu, karena detail itu penting.
- **Negara-negara dalam Sorotan: Siapa yang Mampu Menghadapi Tekanan?**
π
Terakhir diperbarui: 2026-03-17
π 7 menit baca
ποΈ 1.8K tayangan
π
15 Maret 2026β±οΈ 6 menit baca
Diterbitkan 2026-03-15 Β· π 6 menit baca Β· 1174 kata
Kita telah melihat 34 adu penalti di Piala Dunia sejak 1982. Ini adalah penentu seri paling brutal dalam sepak bola, sebuah perjalanan 12 yard yang penuh teror yang telah memutuskan segalanya mulai dari kemajuan babak grup hingga seluruh trofi. Beberapa negara berkembang di bawah tekanan itu. Yang lain, yah, mereka menyerah seperti jas murahan.
Mari kita bedah setiap satu per satu, karena detail itu penting.
**1982 Spanyol**
**Jerman Barat 5-4 Prancis:** Enam putaran. Stielike (FRG) gagal, Six (FRA) gagal, Bossis (FRA) gagal. Hrubesch (FRG) mencetak gol penentu kemenangan.
**Polandia 5-4 Prancis (Perebutan Tempat ke-3):** Ini tidak terjadi. Pertandingan perebutan tempat ke-3 adalah 3-2 untuk Polandia dalam waktu normal.
**1986 Meksiko**
**Belgia 5-4 Spanyol (QF):** Eloy (SPA) gagal. Vercauteren (BEL) mencetak gol penentu kemenangan.
**Prancis 4-3 Brasil (QF):** Socrates (BRA) gagal, Platini (FRA) gagal, Julio Cesar (BRA) gagal. Luis Fernandez (FRA) mencetak gol penentu kemenangan.
**Jerman Barat 4-1 Meksiko (QF):** Quirarte (MEX) gagal, Servin (MEX) gagal. Rummenigge (FRG) mencetak gol penentu kemenangan.
**1990 Italia**
**Argentina 3-2 Yugoslavia (QF):** Hadzibegic (YUG) gagal, Maradona (ARG) gagal, Brnovic (YUG) gagal. Goycochea menyelamatkan, Dezotti (ARG) mencetak gol.
**Argentina 4-3 Italia (SF):** Donadoni (ITA) gagal, Serena (ITA) gagal. Maradona (ARG) mencetak gol, Goycochea menyelamatkan, Giusti (ARG) mencetak gol.
**Jerman Barat 4-3 Inggris (SF):** Pearce (ENG) gagal, Waddle (ENG) gagal. Thon (FRG) mencetak gol penentu kemenangan.
**1994 AS**
**Republik Irlandia 5-4 Rumania (R16):** Timofte (ROM) gagal. O'Leary (IRE) mencetak gol penentu kemenangan.
**Swedia 5-4 Rumania (QF):** Petrescu (ROM) gagal, Larrson (SWE) gagal, Belodedici (ROM) gagal. Andersson (SWE) mencetak gol penentu kemenangan.
**Brasil 3-2 Italia (Final):** Baresi (ITA) gagal, Marcio Santos (BRA) gagal, Albertini (ITA) mencetak gol, Massaro (ITA) gagal, Dunga (BRA) mencetak gol, Baggio (ITA) gagal. Brasil menang.
**1998 Prancis**
**Argentina 4-3 Inggris (R16):** Ince (ENG) gagal, Batty (ENG) gagal. Cambiasso (ARG) mencetak gol penentu kemenangan.
**Prancis 4-3 Italia (QF):** Albertini (ITA) gagal, Di Biagio (ITA) gagal. Blanc (FRA) mencetak gol penentu kemenangan.
**Brasil 4-2 Belanda (SF):** Cocu (NED) gagal, Ronald de Boer (NED) gagal. Dunga (BRA) mencetak gol penentu kemenangan.
**2002 Korea Selatan/Jepang**
**Spanyol 3-2 Republik Irlandia (R16):** Holland (IRE) gagal, Juanfran (SPA) gagal, Connolly (IRE) gagal, Finnan (IRE) gagal. Mendieta (SPA) mencetak gol penentu kemenangan.
**Korea Selatan 5-3 Spanyol (QF):** Joaquin (SPA) gagal. Hong Myung-Bo (KOR) mencetak gol penentu kemenangan.
**2006 Jerman**
**Jerman 4-2 Argentina (QF):** Ayala (ARG) gagal, Cambiasso (ARG) gagal. Borowski (GER) mencetak gol penentu kemenangan.
**Portugal 3-1 Inggris (QF):** Lampard (ENG) gagal, Petit (POR) gagal, Gerrard (ENG) gagal, Carragher (ENG) gagal. Ronaldo (POR) mencetak gol penentu kemenangan.
**Italia 5-3 Prancis (Final):** Trezeguet (FRA) gagal. Grosso (ITA) mencetak gol penentu kemenangan.
**2010 Afrika Selatan**
**Paraguay 5-3 Jepang (R16):** Komano (JPN) gagal. Cardozo (PAR) mencetak gol penentu kemenangan.
**Uruguay 4-2 Ghana (QF):** Mensah (GHA) gagal, Adiy